Lihat juga
22.01.2026 06:41 PMUntuk hari kedua berturut-turut, pasangan GBP/USD tetap dalam konsolidasi mendatar, berfluktuasi dalam rentang di atas SMA 200 hari dan SMA 20 hari, tepat di atas level psikologis 1,3400. Latar belakang fundamental yang beragam mendorong kehati-hatian saat membuka posisi arah, karena para pelaku pasar menunggu rilis makroekonomi utama AS. Hari ini, indeks Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) AS akan dipublikasikan, bersama dengan estimasi akhir pertumbuhan PDB Q3, yang seharusnya memberikan gambaran tentang prospek kebijakan Federal Reserve. Indikator-indikator ini diperkirakan memiliki dampak signifikan pada dinamika dolar AS jangka pendek dan menentukan arah GBP/USD.
Sementara itu, dolar AS tetap positif setelah kenaikan kemarin di tengah meredanya ketegangan seputar Greenland. Selain itu, pada hari Rabu di forum Davos, Presiden AS Donald Trump meninggalkan ancaman untuk memberlakukan tarif pada barang dari beberapa negara Eropa, mengumumkan kerangka perjanjian dengan NATO mengenai Greenland ke depan. Pernyataan-pernyataan ini meredakan ketakutan akan perang dagang baru yang sebelumnya memicu kampanye "Jual Amerika". Selain itu, penilaian ulang ekspektasi mengenai pelonggaran moneter agresif oleh The Fed memberikan dukungan pada dolar AS dan membatasi potensi kenaikan GBP/USD.Pada saat yang sama, pound Inggris berjuang untuk menemukan minat beli yang berkelanjutan di tengah prediksi bervariasi mengenai penurunan suku bunga oleh Bank of England. Kantor Statistik Nasional Inggris kemarin melaporkan bahwa inflasi harga konsumen utama (CPI) naik untuk pertama kalinya dalam lima bulan, mencapai 3,4% year-on-year pada bulan Desember. Ini mengurangi kemungkinan pemotongan biaya pinjaman pada pertemuan kebijakan moneter Bank of England yang akan datang awal bulan depan. Namun, pasar memperkirakan satu atau dua penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin pada tahun 2026, yang menahan pembelian agresif GBP/USD dan menjaga aksi harga tetap dalam rentang sempit.
Dari perspektif teknikal, bull spot saat ini mengandalkan simple moving average (SMA) 200 hari kritis, yang terletak tepat di atas level psikologis 1,3400, yang berfungsi sebagai titik support kunci. Jika bull gagal mempertahankan level ini, pasangan ini mungkin mempercepat penurunan menuju SMA 100 hari, tempat bull mungkin kehilangan kendali.
Di sisi lain, jika bull berhasil menembus ke atas SMA 20 hari, mereka akan menghadapi resistance di sekitar 1,3490 sebelum level psikologis 1,3500. Osilator pada grafik harian mendekati netral, menunjukkan bahwa pasangan ini berada di persimpangan jalan. Tabel di bawah ini menunjukkan persentase perubahan dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama untuk hari ini. Dolar menunjukkan kekuatan terbesar terhadap euro.
You have already liked this post today
*Analisis pasar yang diposting disini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan Anda namun tidak untuk memberi instruksi trading.


