empty
 
 
03.03.2026 08:18 AM
Strategi Intraday untuk Trader Pemula pada 3 Maret

Dolar AS kembali melanjutkan kenaikan tajam terhadap euro, pound, yen, dan aset lainnya di tengah eskalasi konflik geopolitik.

Konflik geopolitik di wilayah Timur Tengah dan serangan udara di Iran menjadi faktor utama yang mendorong penguatan dolar kemarin. Selain itu, laporan positif mengenai indeks manufaktur ISM di AS juga memberikan dorongan tambahan bagi mata uang Amerika tersebut. Ketegangan sebesar itu di kawasan, yang menyaksikan peningkatan ketegangan militernya antara Israel, AS, dan Iran, telah menyebabkan lonjakan tajam pada dolar dan menambah ketidakpastian di seluruh dunia. Laporan ISM yang kuat untuk sektor manufaktur AS, yang melebihi ekspektasi para analis, memperlihatkan ketahanan ekonomi Amerika di tengah situasi perlambatan global.

Hari ini, indeks harga konsumen untuk Zona Euro bulan Februari beserta indeks harga konsumen inti akan diumumkan. Jika angka inflasi di Zona Euro lebih rendah dari prediksi para analis, ini akan menambah tekanan pada mata uang Eropa, serta meningkatkan harapan terhadap pelonggaran kebijakan moneter lebih lanjut dari European Central Bank.

Untuk pound Inggris, laporan anggaran tahunan Inggris dijadwalkan untuk dirilis hari ini. Investor menunggu rilis ini dengan antisipasi, karena para analis pasar memperkirakan hasil yang positif usai penyesuaian pajak dan pengeluaran pemerintah. Namun, apabila Menteri Keuangan mengumumkan defisit yang melampaui £100 miliar, ini dapat memicu aksi jual pada obligasi pemerintah Inggris dan memperkuat posisi dolar.

Jika data yang dirilis sejalan dengan ekspektasi para ekonom, strategi yang lebih tepat adalah menggunakan pendekatan Mean Reversion. Jika hasilnya secara signifikan lebih tinggi atau lebih rendah dari perkiraan ekonom, maka strategi Momentum akan lebih sesuai.

Strategi Momentum (Breakout):

Untuk Pasangan EUR/USD

Beli saat tembus ke atas 1,1695 dapat mendorong kenaikan euro menuju area 1,1724 dan 1,1748;

Jual saat tembus ke bawah 1,1660 dapat mendorong penurunan euro menuju area 1,1630 dan 1,1600;

Untuk Pasangan GBP/USD

Beli saat tembus ke atas 1,3385 dapat mendorong kenaikan pound menuju area 1,3400 dan 1,3421;

Jual saat tembus ke bawah 1,3390 dapat mendorong penurunan pound menuju area 1,3310 dan 1,3280;

Untuk Pasangan USD/JPY

Beli saat tembus ke atas 157,50 dapat mendorong kenaikan dolar menuju area 157,75 dan 158,10;

Jual saat tembus ke bawah 157,33 dapat mendorong pelemahan dolar menuju area 157,05 dan 156,77;

Strategi Mean Reversion (Retracement):

This image is no longer relevant

Untuk Pair EUR/USD

Saya akan mencari posisi sell setelah terjadinya false breakout di atas 1.1711 dan harga kembali turun di bawah level ini;

Saya akan mencari posisi buy setelah terjadinya false breakout di bawah 1.1664 dan harga kembali naik ke level ini;

This image is no longer relevant

Untuk Pair GBP/USD

Saya akan mencari posisi short setelah breakout gagal di atas 1.3423 dan harga kembali turun di bawah level ini;

Saya akan mencari posisi long setelah breakout gagal di bawah 1.3343 dan harga kembali naik ke level ini;

This image is no longer relevant

Untuk Pasangan AUD/USD

Saya akan mencari posisi short setelah breakout yang gagal di atas 0,7127 ketika harga kembali turun di bawah level ini;

Saya akan mencari posisi long setelah breakout yang gagal di bawah 0,7090 ketika harga kembali naik ke level ini;

This image is no longer relevant

Untuk Pair USD/CAD

Saya akan mencari posisi sell setelah breakout gagal di atas 1.3684 dan harga kembali turun di bawah level ini;

Saya akan mencari posisi buy setelah breakout gagal di atas 1.3655 dan harga kembali ke level ini;

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.