empty
 
 
17.04.2026 07:57 PM
Analisis EUR/USD pada 17 April. Selat Hormuz Tetap Terbuka!

This image is no longer relevant

Struktur gelombang pada grafik 4 jam untuk pasangan EUR/USD telah mengalami perubahan. Segmen tren naik (grafik bawah) yang berlangsung sejak Januari tahun lalu belum dapat dikatakan batal, tetapi tampaknya struktur saat ini cukup membingungkan. Dalam keadaan seperti ini, lebih bijak untuk beranjak ke timeframe yang lebih rendah (grafik atas) dan menganalisis struktur gelombang yang lebih sederhana dan kecil demi membuat proyeksi jangka pendek, yang sudah bisa dijadikan dasar untuk membuka posisi. Struktur gelombang dapat sangat rumit dan memberikan peluang untuk berbagai skenario. Metode yang paling mudah adalah dengan memperdagangkan pola standar "lima-tiga".

Pada grafik di atas, terlihat adanya struktur impuls klasik yang terdiri dari lima gelombang dengan gelombang ketiga yang lebih panjang. Jika pemahaman ini akurat, maka struktur tersebut sudah lengkap, dan saat ini terbentuk formasi korektif yang terdiri dari setidaknya tiga gelombang. Oleh karena itu, dalam waktu dekat, kenaikan harga masih bisa diharapkan, meskipun hanya sebagai bagian dari koreksi terhadap segmen tren sebelumnya. Formasi gelombang terbaru sampai saat ini belum sepenuhnya selaras dengan struktur level yang lebih tinggi, tetapi hal ini diharapkan akan menjadi lebih jelas seiring berjalannya waktu. Pemulihan euro mungkin akan berakhir di sekitar level 1,1824.

Pasangan EUR/USD mengalami kenaikan sebesar 35 poin pada hari Jumat. Sepanjang hari tidak ada berita signifikan, dan baru pada malam harinya Kementerian Luar Negeri Iran mengumumkan pembukaan kembali Selat Hormuz. Topik ini akan dibahas lebih rinci dalam analisis terpisah, namun untuk saat ini kita dapat menilai reaksi pasar. Secara mengejutkan, responsnya cukup lemah. Harga minyak sempat mengalami penurunan tajam pada awalnya, begitu pula dengan permintaan terhadap dolar AS sebagai aset aman. Namun, dolar hanya merosot sekitar 50 poin dan kemudian pulih kembali dalam beberapa jam. Sementara itu, struktur gelombang saat ini masih menunjukkan tanda-tanda adanya satu gelombang turun lagi yang mungkin terbentuk.

Apakah kita dapat mengharapkan penguatan dolar minggu depan seiring dengan pembukaan kembali Selat Hormuz? Menurut pandangan saya, bisa jadi—dan berikut adalah alasannya.

Dalam beberapa minggu terakhir, euro dan pound mengalami penguatan yang cukup signifikan. Ini menunjukkan bahwa permintaan terhadap dolar telah menurun, yang mengindikasikan bahwa pasar mulai memperhitungkan skenario deeskalasi. Skenario semacam ini menunjukkan bukan hanya adanya gencatan senjata di Timur Tengah (setidaknya untuk sementara), tetapi juga pembukaan kembali Selat Hormuz. Saya akui, saya tidak mengantisipasi bahwa selat tersebut akan dibuka kembali pada Jumat malam atau bahkan minggu depan. Namun, di awal tahun, sedikit yang menyangka akan terjadi konflik di Iran. Di samping itu, putaran kedua negosiasi antara Iran dan Amerika Serikat belum dimulai, dan belum ada kesepakatan damai yang ditandatangani. Oleh karena itu, pembukaan kembali Selat Hormuz mungkin hanya bersifat sementara. Konflik baru dapat dianggap benar-benar selesai ketika Washington dan Teheran telah menyepakati semua isu penting.

This image is no longer relevant

Kesimpulan Umum

Berdasarkan analisis EUR/USD ini, instrumen tersebut masih berada dalam segmen tren naik (chart bawah) dan, dalam jangka pendek, dalam struktur korektif. Formasi gelombang korektif tampak sebagian besar sudah selesai dan baru akan memanjang serta menjadi lebih kompleks jika tercapai gencatan senjata yang stabil dan berjangka panjang antara Iran, Amerika Serikat, Israel, dan seluruh negara lain di kawasan Timur Tengah. Jika tidak, rangkaian gelombang turun yang baru, atau setidaknya gelombang korektif, dapat dimulai dari level saat ini.

Pada timeframe yang lebih kecil, seluruh segmen tren naik terlihat jelas. Struktur gelombangnya tidak sepenuhnya tipikal, karena gelombang korektif berbeda-beda ukurannya. Misalnya, gelombang 2 di level yang lebih tinggi lebih kecil daripada gelombang 2 internal di dalam gelombang 3. Namun, situasi seperti ini memang dapat terjadi. Secara umum, lebih baik berfokus pada struktur yang jelas dan mudah dipahami daripada memaksakan setiap hitungan gelombang secara kaku. Tren bisa berbalik arah dalam waktu dekat.

Prinsip Utama Analisis Saya

  1. Struktur gelombang harus sederhana dan jelas. Struktur yang terlalu kompleks sulit diperdagangkan dan sering berubah.
  2. Jika tidak ada keyakinan terhadap kondisi pasar, lebih baik menahan diri untuk tidak masuk.
  3. Arah pasar tidak pernah bisa dipastikan 100%. Selalu gunakan perintah Stop Loss.
  4. Analisis gelombang dapat dikombinasikan dengan jenis analisis dan strategi trading lainnya.
Chin Zhao,
Analytical expert of InstaTrade
© 2007-2026

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.