Lihat juga
24.04.2026 11:23 AMPasangan GBP/USD saat ini berkonsolidasi di dekat level terendah kemarin, diperdagangkan di sekitar 1,3466. Level ini sedikit di atas titik terendah hampir dua minggu yang tercatat sehari sebelumnya. Harga spot masih berada di bawah tekanan dan tampak rentan terhadap penurunan lanjutan setelah terkoreksi dari level psikologis 1,3600, yang merupakan level tertinggi lebih dari dua bulan, di tengah penguatan dolar AS.
Terlepas dari perpanjangan sementara gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran, sentimen para investor tetap negatif akibat meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, yang dipicu oleh kurangnya kemajuan dalam negosiasi perdamaian karena blokade AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. Selain itu, konflik antara AS dan Iran terkait Selat Hormuz mengurangi peluang terjadinya deeskalasi yang stabil. Hal ini berpotensi semakin memperkuat status dolar sebagai mata uang cadangan utama dan berperan penting dalam membatasi kenaikan GBP/USD.Di sisi lain, gangguan yang terus berlanjut pada pasokan energi melalui jalur pelayaran strategis utama menjaga harga minyak tetap tinggi, yang berdampak pada inflasi global. Kondisi ini dapat memaksa bank-bank sentral utama, termasuk Federal Reserve, untuk mengambil sikap yang lebih hawkish. Prospek tersebut dapat memberikan dukungan tambahan bagi dolar dan memperkuat prospek bearish untuk GBP/USD.
Kendati demikian, ekspektasi kenaikan suku bunga Bank of England meningkat setelah rilis data PMI Inggris pada Kamis yang melampaui prediksi. Saat ini para pelaku pasar memperkirakan pengetatan kebijakan moneter sekitar 60 basis poin hingga akhir 2026 dan probabilitas 70% untuk kenaikan suku bunga pada bulan Juni. Hal ini mencegah pelaku pasar mengambil posisi bearish yang terlalu agresif terhadap pound dan membantu membatasi penurunan GBP/USD.
Data ekonomi Inggris hari ini, khususnya penjualan ritel inti, hanya memberikan dampak terbatas pada pergerakan pound. Fokus pasar kini telah bergeser ke perkembangan geopolitik, yang berpotensi meningkatkan volatilitas di pasar keuangan global dan menciptakan peluang trading signifikan untuk GBP/USD.
Dari perspektif teknikal, pasangan ini masih mampu bertahan di atas garis-garis moving average utama, dengan SMA 100 hari sebagai support. Support berikutnya berpotensi muncul dari pertemuan SMA 50, 20, dan 200 hari di sekitar level psikologis 1,3400. Kegagalan bertahan di area ini akan memberi keunggulan bagi kubu bearish. Resistance terlihat di sekitar 1.3480, tempat terletaknya EMA 9 hari. Breakout ke atas level ini akan mengalihkan fokus ke area 1,3525–1,3530 dalam perjalanan menuju level psikologis 1,3600.
You have already liked this post today
*Analisis pasar yang diposting disini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan Anda namun tidak untuk memberi instruksi trading.

