Lihat juga
08.09.2026 11:09 AMHari ini, Selasa, West Texas Intermediate (WTI), acuan minyak mentah AS, menguat untuk hari kedua berturut-turut dan telah mencapai level tertinggi sejak 23 Juli. Pihak bull berupaya untuk melanjutkan momentum kenaikan setelah WTI menembus level psikologis $92,00 di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran.
Dengan latar belakang perkembangan terbaru dalam krisis Timur Tengah, pasukan AS melancarkan serangan pada akhir pekan dan melumpuhkan tiga kapal tanker minyak Iran sebagai respons atas serangan rudal yang dilakukan oleh Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) terhadap dua kapal angkatan laut AS di kawasan tersebut. Rangkaian peristiwa ini mendukung premi risiko geopolitik dan terus mendorong harga minyak lebih tinggi.
Memanasnya kembali konflik antara AS dan Iran menyoroti rapuhnya setiap kesepakatan sementara dan menunjukkan betapa cepatnya sentimen terhadap keamanan pasokan dapat berubah. Ketegangan geopolitik memperbesar kerentanan dalam situasi meredanya ketegangan di pasar energi saat ini.
Iran meningkatkan ancaman tindakan balasan terhadap serangan AS lebih lanjut terhadap asetnya, dengan memperingatkan bahwa infrastruktur energi di Teluk Persia dapat menjadi sasaran. Selain itu, Mohsen Rezaee, kepala dinas keamanan Iran, menyatakan bahwa Teheran siap untuk memberlakukan blokade penuh Selat Hormuz sebagai respons atas sanksi ekonomi, sehingga meningkatkan risiko gangguan pasokan berkepanjangan.
Faktor-faktor ini berkontribusi pada rally harga minyak dan menopang pandangan yang konstruktif bahwa setiap koreksi akan dipandang sebagai peluang beli dan cenderung terbatas. Rintangan jangka pendek berikutnya adalah puncak bulan Juli di sekitar $93,25; breakout level tersebut akan membuka ruang bagi kelanjutan kenaikan.
Secara teknikal jangka pendek, prospek masih bullish karena WTI diperdagangkan di atas simple moving average (SMA) 100 hari. Indikator osilator bernada positif, mengonfirmasi keunggulan bull. Relative Strength Index (RSI) mendekati wilayah overbought, yang mengindikasikan potensi konsolidasi dalam waktu dekat. MACD juga positif, dengan dihasilkannya histogram positif yang sedikit melebar oleh garis sinyal, menandakan tekanan naik yang masih berlanjut.
Di sisi bawah, support awal berada di EMA sembilan hari, di bawah level psikologis $87,00. Resistance berada di $93,25, sebelum level kunci berikutnya di sekitar $94,00.
You have already liked this post today
*Analisis pasar yang diposting disini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan Anda namun tidak untuk memberi instruksi trading.

