empty
 
 
Harga minyak naik karena perundingan AS-Iran menemui jalan buntu

Harga minyak naik karena perundingan AS-Iran menemui jalan buntu

Harga minyak mentah Brent global naik 3,66% ke level yang belum pernah terlihat sejak awal April 2026. Kenaikan tajam harga energi ini didorong oleh meningkatnya ketidakpastian setelah Presiden AS Donald Trump menolak untuk mengirim delegasi ke perundingan di Pakistan.

Blokade maritim Selat Hormuz masih membatasi pasokan global, menciptakan kekurangan kritis di pasar internasional. Tamash Varga, perwakilan dari perusahaan pialang minyak PVM Oil Associates, melaporkan kekurangan harian antara 10 dan 13 juta barel. “Oleh karena itu, harga minyak hanya dapat bergerak ke satu arah saat ini,” simpul Varga, menunjuk pada tren kenaikan yang akan segera terjadi hingga logistik penuh dipulihkan di Timur Tengah.

Bank investasi Goldman Sachs merevisi prospeknya, menaikkan perkiraan harga minyak kuartal keempat dari $80 menjadi $90 per barel. Sebelumnya, pada Maret 2026, analis bank tersebut memperkirakan $66, tetapi konflik yang berkepanjangan memaksa pembaruan radikal. Dalam skenario terburuk, Goldman Sachs mengatakan harga rata-rata bisa melonjak hingga $120 per barel jika dimulainya kembali arus ekspor dari Teluk Persia tertunda hingga pertengahan musim panas.

Kembali

See aslo

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.